Mamasuka Official

Resep Kiriman Dari

Editor MamaSuka

Resep Pastel Mini untuk Camilan Keluarga Tanggal publis: Rabu, 26 November 2025

Resep

Siapa sih yang bisa menolak godaan pastel? Ukurannya pas sekali gigit, kulitnya garing, dan isiannya gurih, bikin susah berhenti ngemil.

Tidak heran kalau pastel mini selalu jadi andalan buat ngumpul bareng keluarga, camilan saat nonton, sampai stok toples untuk beberapa hari.

Selain itu, membuat camilan ini sendiri di rumah juga memberi kepuasan tersendiri, karena Anda bisa menyesuaikan isian, rasa, bahkan tingkat kerenyahannya.

Banyak orang mengira membuat snack satu ini ribet, padahal kalau tahu tekniknya, semuanya terasa simple dan menyenangkan. Mulai dari adonan kulit, pengisian, hingga menggoreng, semua bisa dilakukan dengan langkah-langkah mudah. Cek panduan selengkapnya, yuk!

Bahan Dasar untuk Membuat Pastel Mini

Untuk mendapatkan hasil yang renyah dan gurih, bahan kulit harus disiapkan dengan benar. Bahan utama kulit biasanya terdiri dari tepung terigu, margarin, telur, air, dan tentunya garam untuk menyeimbangkan rasa.

Tepung terigu protein sedang atau rendah adalah pilihan terbaik karena menghasilkan kulit yang tidak terlalu keras. Sedangkan margarin membantu memberikan tekstur renyah dan aroma gurih.

Untuk isian, Anda bisa memilih bahan kering seperti abon, kacang, hingga isian basah seperti bihun, sayur, sosis, atau rogout. Yang penting, pastikan isian tidak terlalu berair supaya kulit pastelnya tidak lembek dan cepat pecah saat digoreng, ya.

Resep Pastel Mini Kulit Renyah

Kulit adalah bagian penting, karena menentukan apakah camilan ini terasa garing atau malah keras. Berikut resep dasar yang mudah dipraktikkan:

Bahan Kulit:

  • 250–300 gram tepung terigu
  • 50–80 gram margarin/mentega cair
  • 1 butir telur
  • ½ sdt Garam Mamasuka
  • ½ sdt kaldu bubuk (opsional)
  • 80–120 ml air es

Cara Membuat Kulit Pastel:

  1. Campur tepung terigu, kaldu bubuk, dan Garam Mamasuka, aduk hingga rata.
  2. Tambahkan margarin cair lalu aduk kembali hingga berpasir.
  3. Masukkan telur, lalu tuang air es sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan kalis.
  4. Tutup adonan dengan plastik dan diamkan 20–30 menit.
  5. Gilas adonan tipis menggunakan rolling pin, potong menggunakan cetakan bulat.
  6. Selesai, pastel siap diberi isian.

Tips: Mendiamkan adonan adalah langkah penting, karena membuat gluten lebih relaks sehingga kulit lebih mudah digilas tanpa robek. Menggunakan air es juga dapat membantu kulit tetap renyah setelah digoreng.

Langkah-Langkah Membuat Pastel Mini yang Enak dan Matang Sempurna

Setelah adonan dan isian siap, sekarang saatnya merakit pastel mini Anda. Pastikan Anda membuatnya di area yang sudah ditaburi sedikit tepung agar adonan tidak lengket, ya. Berikut tahapan lengkapnya:

  1. Isi dan Lipat Pastel

Ambil selembar adonan kulit, letakkan isian di tengahnya. Lipat menjadi bentuk setengah lingkaran dan tekan pinggirannya. Anda bisa memelintirnya secara manual atau menggunakan cetakan agar hasil lebih rapi.

  1. Goreng dengan Minyak yang Cukup

Pastel akan matang sempurna jika digoreng dengan minyak yang banyak dan panas stabil. Apinya jangan terlalu besar agar warna pastel tidak cepat gosong sementara bagian dalamnya belum matang.

  1. Tiriskan dengan Benar

Setelah matang, tiriskan di atas tisu dapur agar minyak berlebih terserap. Jika sudah dingin, pastel akan jauh lebih renyah dan cocok disimpan di toples.

Menggoreng dengan teknik deep fry juga akan memberikan hasil berwarna keemasan yang cantik dan renyah.

Tips agar Kulit Pastel Tetap Renyah Lebih Lama

Kulit pastelnya mungkin sudah renyah, tapi kadang-kadang kerenyahannya tidak awet. Untungnya, ada beberapa trik praktis yang bisa Anda terapkan di rumah, di antaranya yaitu:

  1. Gunakan Margarin dan Minyak

Ternyata, kombinasi margarin dan sedikit minyak dalam adonan membuat kulit lebih renyah tetapi tidak keras. Jadi, penggunaan margarin adalah kunci utama kerenyahan yang tahan lama.

  1. Adonan Harus Tipis Merata

Sebaiknya, pastikan untuk menggiling adonan setipis mungkin tanpa sobek. Kulit tebal akan membuat pastel keras dan tidak crunchy.

  1. Goreng di Minyak Panas yang Suhunya Stabil

Jangan menggoreng adonan saat minyak belum panas. Minyak yang terlalu dingin membuat pastel menyerap minyak dan jadi lembek.

  1. Dinginkan Sebelum Disimpan

Ingat, jangan langsung masukkan pastel yang masih panas ke dalam toples. Uap panas tersebut akan membuat kulit melempem. Jadi, tunggu dulu sampai dingin, ya.

  1. Hindari Isian yang Terlalu Basah

Isian basah akan membuat kulit cepat lembek. Bila Anda memakai isian ragout atau bihun, pastikan cairannya disusutkan.

Ide Variasi Isian yang Kering & Tahan Lama

Jenis isian yang kering cocok untuk stok toples beberapa hari hingga berminggu-minggu, bahkan bisa dijadikan suguhan lebaran atau natal dan hari besar lainnya. Berikut beberapa ide isian populer yang bisa Anda coba:

  1. Abon Sapi / Abon Ikan

Isian abon termasuk yang paling banyak dibuat. Abon memberikan rasa gurih yang merata, apalagi bila ditambah sedikit gula pasir agar rasanya seimbang. Anda bisa coba abon sapi, abon ayam, bahkan abon ikan.

  1. Isian Kacang yang Manis dan Gurih

Resep pastel kacang juga bisa jadi pilihan. Kacang sangrai dihaluskan lalu dicampur gula bubuk dan margarin, hasilnya legit gurih dan tahan lama.

  1. Teri Kering atau Ebi

Butuh yang beda dari biasanya? Teri kering atau ebi sangrai bisa dijadikan isian unik. Aroma khasnya membuat camilan ini jadi lebih wangi dan terasa berbeda.

  1. Serundeng

Ide lain yang unik yaitu serundeng kelapa. Rasanya manis-gurih, cocok juga sebagai isian pastel karena teksturnya ringan dan tidak berair.

Ide Variasi Pastel Isian Basah

Kalau ingin versi yang lebih lembut, Anda bisa membuat berbagai isian basah. Tapi ingat, yang ini tidak bisa disimpan di toples karena tidak seawet bahan kering. Berikut beberapa inspirasinya:

  1. Bihun Wortel

Anda bisa menumis bihun bersama wortel, bawang daun, sedikit kecap asin, dan garam. Ini adalah salah satu isian favorit banyak orang. Pastikan bihunnya dimasak dengan tepat agar tidak berair, ya!

  1. Sayur Wortel Kentang

Isian wortel dan kentang versi juga adalah pilihan lain yang aman dan disukai banyak orang. Rasa gurihnya muncul dari tumisan bawang dan tambahan kecap asin serta saus tiram.

  1. Ragout Creamy

Ragout adalah isian yang terbuat dari susu dan tepung yang dimasak hingga kental dan punya sensasi creamy. Tambahkan kaldu bubuk agar rasanya seimbang.

  1. Sosis

Untuk versi super praktis, sosis iris tipis juga bisa langsung dijadikan isian. Setelah digoreng, sosis akan menjadi agak kering dan memberikan rasa gurih.

Cara Menyimpan Pastel Mini agar Tetap Renyah

Agar hasilnya tetap renyah meski sudah dingin atau disimpan berhari-hari, Anda bisa mengikuti tips berikut:

  1. Dinginkan Sepenuhnya

Pastel yang masih hangat akan menghasilkan uap air sehingga membuat kulit jadi lembek jika langsung dimasukkan toples.

  1. Simpan di Wadah Kedap Udara

Ini tidak kalah penting, pastikan toples Anda benar-benar kering dan tertutup rapat untuk memastikan tidak ada udara yang masuk.

  1. Lapisi dengan Tisu Dapur

Ini opsional, tapi Anda juga bisa melapisi wadahnya dengan tisu dapur. Tisu akan membantu menyerap minyak dan mencegah gorengan menjadi lembab.

  1. Goreng Setengah Matang Jika Mau Dibekukan

Ini juga opsional. Bagi Anda yang ingin stok frozen food, goreng pastel hingga setengah matang saja, lalu bekukan. Saat mau dimakan, tinggal digoreng ulang hingga matang keemasan.

Tapi apapun isiannya, dengan teknik yang tepat, pastel buatan Anda bisa tetap awet renyahnya. Jangan lupa, untuk mendapatkan rasa yang lebih seimbang dan gurih, selalu gunakan Garam Mamasuka. Selamat mencoba bersama keluarga! 

Daesang Care